Selasa, 26 Februari 2019

SIFAT GARAM DUNIA

DENGAR RENUNGAN HARI INI
Matius 5:13

“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?”

Shalom! Hari ini kita belajar dari karakter "Garam" yang sering kali tidak terlihat secara fisik jika dibandingkan dengan bumbu-bumbu lainnya, namun kehadirannya sangat mempengaruhi Rasa. 1. Keberadaan yang Tidak Eksklusif Garam ada di dapur orang kaya maupun miskin. Kemanapun garam berada, ia selalu membawa manfaat dan menjadi berkat. Kita dipanggil untuk tidak menjadi batu sandungan, melainkan membawa kegunaan bagi lingkungan sekitar. 2. Melengkapi dan Memberi Dampak Sifat asin garam melengkapi rasa masakan apapun. Begitu juga hidup kita; orang susah dihiburkan oleh Firman, orang lemah dikuatkan, dan hati yang sakit disembuhkan melalui dampak kehadiran kita. 3. Semakin Kecil Agar Tuhan Makin Besar Garam tidak pernah menonjolkan diri. Kita diingatkan pada pesan Yohanes Pembaptis:
"Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil." (Yohanes 3:30)
Garam tidak pernah mencari penilaian manusia, sebab sesungguhnya penilaian yang sejati akan datang dengan sendirinya dari buah yang kita hasilkan.
INTI RENUNGAN

"Jangan fokus pada ingin terlihat, fokuslah pada memberi dampak. Jadilah berkat yang mengubah 'rasa' di manapun Tuhan menempatkanmu hari ini."

bm

"Dadi Banyu Ojo Wedi Aro Watu|Air tidak boleh takut dengan batu".

avatar
Admin RENUNGAN 2 MENIT Online
Welcome to RENUNGAN 2 MENIT theme
Chat with WhatsApp