Senin, 23 Februari 2026

KETAATAN OLEH IMAN


Ibrani 11:8 Karena iman, Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Saudara! ketaatan sering kali kita pahami sebagai kewajiban, artinya sesuatu yang harus dilakukan karena aturan atau tuntutan. Namun firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa ketaatan sejati lahir dari iman, bukan sekadar melakukan yang benar, tetapi mempercayai Pribadi yang memerintahkan kita.

Saudara, kita taat, bukan karena semua jelas-seperti seseorang yang melihat sebuah peta. Sekali lagi, kita taat karena iman, sekalipun keseluruhan Peta tidak ditunjukan semuanya. 
Di situlah iman bekerja, yaitu mempercayai bahwa langkah awal ketaatan hari ini, akan membawa kita pada rencananya yang sempurna.

Saudara, Tuhanlah yang memberi kemampuan, kekuatan, dan kerelaan. 

Oleh sebab itu ketaatan jangan dipahami sebagai beban, tetapi respons kasih kepada anugerah yang sudah lebih dulu kita terima.

Hari ini melangkahlah! Tuhan sedang memanggil kita untuk taat. dalam keputusan, sikap, pengampunan, atau langkah iman yang baru, kita tidak perlu menunggu semuanya pasti. Percayalah, lalu lakukan dengan iman. Itulah esensi dari ketaatan karena iman. Amin

bm

"Dadi Banyu Ojo Wedi Aro Watu|Air tidak boleh takut dengan batu".

avatar
Admin RENUNGAN 2 MENIT Online
Welcome to RENUNGAN 2 MENIT theme
Chat with WhatsApp