MEMBUKA HATI UNTUK ROH KUDUS
Wahyu 3:20
“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya.”
Saudara! Roh Kudus bukan masuk ke hati yang tertutup oleh kesombongan, kepahitan, kekerasan, atau dosa yang dipelihara. Roh Kudus masuk dan bekerja di hati yang mau terbuka kepada kebenaran. Tuhan tidak mendobrak pintu; Ia menunggu kita membukanya dengan rela.
Ketika hari Pentakosta tiba, para murid dipenuhi Roh Kudus bukan karena kehebatan mereka, melainkan karena mereka sehati, berdoa, dan menanti dengan hati yang siap menerima.
"Roh Kudus memenuhi ruang hati yang kita sediakan dan kosongkan."
Jika hati penuh dengan ego dan keluhan, maka tidak ada ruang bagi-Nya. Sebaliknya, jika hati penuh pengampunan, kerinduan, dan kerendahan, Roh Kudus akan dengan leluasa tinggal di sana.
Dalam Yehezkiel 36:26, Tuhan berjanji:
“Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu.”
Namun, hati yang baru tersebut hanya diberikan kepada mereka yang mau menyerahkan hati yang lama. Hari ini, mungkin masalah kita bukanlah kurang doa atau pelayanan, melainkan hati yang belum dibuka sepenuhnya.
Amin.
