Selasa, 21 April 2026

SETAN JUGA PERCAYA FAKTA

🎧 PLAY AUDIO RENUNGAN HARI INI

Yak 2:19 "Engkau percaya (pisteueis), bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun percaya (pisteuousin) juga dan mereka gemetar."

Saudara yang terkasih, Yakobus menjelaskan bahwa PERCAYA secara intelektual, bukanlah indikasi bahwa orang tersebut pasti memiliki iman yang sejati.

Yakobus lalu memberi contoh bahwa Setan pun tahu fakta, bahwa Allah itu ada. Setan tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah.

  • Lukas 4:3 Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti."
  • Lukas 8:28 Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: "Apa urusanmu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi...?"
Namun perlu dicatat bahwa, itu hanya sebatas pengetahuan intelek dan ternyata kepercayaan ini tidak mengubah watak atau ketaatan dia. Ini sama dengan kepercayaan tanpa penyerahan diri.

Sebab itu Yakobus melanjutkan di ayat 20 berkata:

"Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman (pistis) tanpa perbuatan adalah iman yang mati?"

Saudara, percaya yang sejati dalam Alkitab, bukan sekadar validasi intelektual, melainkan mencakup kepercayaan iman yang ditindaklanjuti dengan perbuatan.

Kesimpulan Renungan

Iman tanpa perbuatan tidak lebih seperti Setan yang tahu dan mengaminkan bahwa Allah itu betul-betul ada, namun bedanya tidak pernah dilakukan. Amin.

bm

"Dadi Banyu Ojo Wedi Aro Watu|Air tidak boleh takut dengan batu".

avatar
Admin RENUNGAN 2 MENIT Online
Welcome to RENUNGAN 2 MENIT theme
Chat with WhatsApp