Kamis, 29 Januari 2026

HIDUP TIDAK BISA DIULANG

Ibrani 9:27 “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,”

Alkitab memberitahukan bahwa hidup hanya satu kali dengan kesempatan yang terbatas.
Oleh karen itu keselamatan dan ketaatan tidak boleh ditunda sebab setelah kematian yang ada adalah pertanggungjawaban dan penghakiman. Tidak ada kompromi siapapun kita,
Allah yang Maha Adil akan mengadili berdasarkan saat-saat terakhir seseorang, bagaimana seseorang tersebut mengakhiri garis finish hidupnya.
Jika tidak setia maka perbuatan baik sebelumnya akan dilupakan, jika bertobat maka perbuatan jahat dibelakangnya akan dilupakan.
Sebab itu dikatakan di:
Mat 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Mat 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Artinya... Background tidaklah berpengaruh disana, yang Tuhan nilai adalah kesetiaan. Mari kita kembali ke pondasi iman yang paling sederhana, yaitu “mendengar dan melakukan”- itulah yang akan membuat kita selamat. Amin.

bm

"Dadi Banyu Ojo Wedi Aro Watu|Air tidak boleh takut dengan batu".

avatar
Admin RENUNGAN 2 MENIT Online
Welcome to RENUNGAN 2 MENIT theme
Chat with WhatsApp