BEBAS BERSYARAT
Saudara yang terkasih, banyak orang memaknai kata bebas dalam pengertian, bebas melakukan apa saja tanpa harus ikut aturan.
Karena bebas dianggap: Tidak ada orang yang boleh melarangnya jika sudah punya kehendak, tidak ada orang yang boleh mengingatkannya jika dia punya kemauan. Bebas sering dianggap merdeka mutlak.
Namun sejak awal, ketika manusia ada di Taman Eden, Tuhan sudah menunjukkan bahwa kebebasan sejati bukanlah tanpa batas, melainkan kebebasan yang berada di dalam batas yang ditetapkan Allah.
Manusia memang diberi akses penuh untuk menikmati semua yang Tuhan sediakan. Kelimpahan ada di depan mata, dengan pilihan baik yang sangat banyak, tetapi ada syarat tertentu yang tidak boleh dilanggar, ada batas yang tidak boleh dilewati sekalipun hanya "coba coba".
Kejadian 2:17 "tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
Di sinilah letak makna bebas yang benar, bebas menikmati berkat Tuhan, tetapi tetap menghormati batas yang melindungi kehidupan kita.
Saudara, sering kali kita merasa terikat ketika Tuhan memberi aturan. Padahal, aturan Tuhan bukan untuk membatasi kebahagiaan kita, melainkan untuk menjaga kita agar tidak jatuh dalam kehancuran.
Saudara! tetaplah menikmati kebebasan sebagai anak Tuhan tetapi kebebasan yang berada dalam ketaatan Firman.
Bebas bukan berarti semaunya, tetapi bebas yang tetap berada dalam jalur kehendak Tuhan.
