DIHORMATI BAPA III
Lukas pasal 15 ayat 22 sampai 24:
Saudara, kita akan dihormati Bapa jika hidup dalam pertobatan. Kisah anak yang hilang ini menunjukkan betapa luar biasanya kasih Allah. Ketika sang anak kembali dalam penyesalan, sang ayah tidak menyambutnya dengan murka atau hukuman, melainkan dengan pemulihan martabat yang seutuhnya.
Jubah terbaik, cincin di jari, dan sepatu di kaki adalah simbol kehormatan tertinggi yang diberikan langsung oleh sang ayah. Kehormatan dari Bapa di surga tidak diberikan karena kita sempurna atau tidak pernah berbuat salah, melainkan karena kita memiliki hati yang mau berbalik dan bertobat kepada-Nya.
Pertobatan sejati menyingkirkan status hamba dan mengembalikan kita sebagai anak yang dikasihi-Nya. Allah tidak pernah mengingat-ingat masa lalu kita yang kelam saat kita memilih untuk datang bersujud di bawah kaki-Nya.
Tuhan Yesus sendiri menegaskan hal ini dalam Lukas pasal 15 ayat 10:
"Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."
Ketahuilah bahwa Bapa sangat merindukan pertobatan kita setiap hari. Lebih dari sekadar ritual, pertobatan adalah gaya hidup yang terus-menerus menyelaraskan hati kita dengan kehendak-Nya.
Mari, jangan biarkan rasa bersalah menjauhkan kita dari hadirat-Nya. Sambutlah pelukan kasih-Nya, hiduplah dalam pertobatan yang tulus, dan alami kehormatan serta pemulihan sejati yang hanya bisa diberikan oleh Bapa di Surga.
Amin.
