Rabu, 10 Juni 2026

IMAN YANG HIDUP PASTI MENABUR YANG BAIK

Iman yang Hidup Akan Menuai - Renungan Kristen Premium

Cinematic Christian Sowing and Harvest Scene - Galatians 6:8-9 visual metaphor

IMAN YANG HIDUP AKAN MENABUR

Galatia 6:8-9 — Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

Saudara, perhatikan: Iman yang hidup pasti akan menabur.

Seperti pohon yang baik pasti menghasilkan buah, demikian juga orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Kristus pasti akan menabur dalam Roh setiap hari.

Jangan Berhenti di Tengah Jalan!

Inilah bagian yang penting. Banyak orang berkata: "Saya sudah diselamatkan oleh anugerah, saya tidak perlu berusaha lagi. Cukup percaya saja."

Itu adalah tipuan iblis! Memang benar: keselamatan adalah anugerah murni, bukan hasil usaha manusia (Efesus 2:8-9). Tetapi rasul Paulus dengan tegas memerintahkan:
Filipi 2:12-13 — "Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan hati-Nya."

Kata "kerjakan" dalam bahasa Yunani adalah "katergazomai". Kata ini tidak pernah berarti "bekerja untuk mendapatkan atau memperoleh". Katergazomai berarti: "menyelesaikan, memproses, atau membawa sesuatu hingga mencapai tujuannya."

Artinya: Keselamatan yang sudah kita terima sebagai anugerah itu harus kita proses, kita hidupi, kita bawa sampai ke garis akhir. Ibarat seorang pelari, ia sudah menerima nomor peserta (anugerah), tetapi ia tetap harus berlari hingga mencapai garis finish. Ia tidak bisa berhenti di tengah jalan hanya karena sudah punya nomor peserta.

Jadi, jangan berhenti! Jangan jemu! Orang yang benar-benar telah menerima anugerah keselamatan pasti akan memiliki kerinduan dan tekad yang sungguh-sungguh untuk mengerjakan keselamatannya sampai akhir.

Bukan karena ia ingin diselamatkan oleh usahanya. Bukan. Ia sudah diselamatkan. Tetapi karena anugerah yang telah diterimanya itu menghasilkan buah: kerinduan untuk taat, tekad untuk berlari, dan kekuatan untuk terus menabur dalam Roh.

Tuhan Yesus memberkati.

AMIN.

bm

"Dadi Banyu Ojo Wedi Aro Watu|Air tidak boleh takut dengan batu".

avatar
Admin RENUNGAN 2 MENIT Online
Welcome to RENUNGAN 2 MENIT theme
Chat with WhatsApp