IMAN YANG HIDUP PASTI MENABUR YANG BAIK
IMAN YANG HIDUP AKAN MENABUR
Saudara, perhatikan: Iman yang hidup pasti akan menabur.
Seperti pohon yang baik pasti menghasilkan buah, demikian juga orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Kristus pasti akan menabur dalam Roh setiap hari.
Jangan Berhenti di Tengah Jalan!
Inilah bagian yang penting. Banyak orang berkata: "Saya sudah diselamatkan oleh anugerah, saya tidak perlu berusaha lagi. Cukup percaya saja."
Itu adalah tipuan iblis! Memang benar: keselamatan adalah anugerah murni, bukan hasil usaha manusia (Efesus 2:8-9). Tetapi rasul Paulus dengan tegas memerintahkan:
Kata "kerjakan" dalam bahasa Yunani adalah "katergazomai". Kata ini tidak pernah berarti "bekerja untuk mendapatkan atau memperoleh". Katergazomai berarti: "menyelesaikan, memproses, atau membawa sesuatu hingga mencapai tujuannya."
Artinya: Keselamatan yang sudah kita terima sebagai anugerah itu harus kita proses, kita hidupi, kita bawa sampai ke garis akhir. Ibarat seorang pelari, ia sudah menerima nomor peserta (anugerah), tetapi ia tetap harus berlari hingga mencapai garis finish. Ia tidak bisa berhenti di tengah jalan hanya karena sudah punya nomor peserta.
Jadi, jangan berhenti! Jangan jemu! Orang yang benar-benar telah menerima anugerah keselamatan pasti akan memiliki kerinduan dan tekad yang sungguh-sungguh untuk mengerjakan keselamatannya sampai akhir.
Bukan karena ia ingin diselamatkan oleh usahanya. Bukan. Ia sudah diselamatkan. Tetapi karena anugerah yang telah diterimanya itu menghasilkan buah: kerinduan untuk taat, tekad untuk berlari, dan kekuatan untuk terus menabur dalam Roh.
Tuhan Yesus memberkati.
