KELUAR DARI SIFAT PENDENDAM 2
🎧 Dengar Renungan Hari Ini
Mrk 6:19,20a "Karena itu Herodias menyimpan dendam terhadap Yohanes dan berniat membunuhnya, tetapi tidak berhasil. Akhirnya datang pula kesempatan yang menguntungkan bagi Herodias..."
Bayangkan, hanya karena tersinggung akibat teguran Yohanes, timbullah kemarahan yang hampir tidak tampak; namun bara itu mendorongnya hingga menginginkan kematian orang yang dibencinya.
Betapa banyak orang yang bertindak serupa dalam berbagai kasus: membunuh orang tua, mantan pasangan, menyakiti mereka yang pernah menghina, dan sebagainya.
Bagaimana Cara Melepaskan Diri?
1) Serahkan pembalasan kepada Tuhan
Roma 12:19 "Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku..."
Prinsip Alkitab:
Dendam bertahan karena kita merasa harus menuntut keadilan sendiri. Percayakan keadilan kepada Tuhan.
2) Ganti kebencian dengan kebaikan
Roma 12:20–21 "Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!"
Prinsip Alkitab:
Kebaikan secara aktif memutus siklus kebencian di dalam hati.
3) Ampuni seperti Tuhan mengampuni
Efesus 4:31–32 "Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan... hendaklah dibuang. Saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu."
Prinsip Alkitab:
Kesadaran bahwa kita sudah diampuni menjadi dasar untuk mengampuni orang lain.
Kesimpulan:
- Dendam tidak membawa manfaat bagi siapapun.
- Dendam merusak jika tidak segera diselesaikan.
